Most Read

Penerapan Komputasi Modern Di Lingkungan Perusahaan

Selasa, 07 Mei 2019

Pretest Proteksi Data

1.  Mengapa Sistem Basis data harus di proteksi

Untuk menjaga data user dan melindungi privasi user dari orang – orang yang ingin memanfaatkannya.

2.  Bagaimana DBMS dapat digunakan untuk melakukan proteksi data


           Dalam rangka melindungi data terhadap kemungkinan seperti itu, DBMS menyediakan sejumla kontrol yang disebut :
  a. Pemulihan (recovery)
  b. Pengamanan (Security)
  c. Integritas (integrity)
  d. Konkurensi (concurrency)

a). Pemulihan adalah upaya untuk mengembalikan basis data ke keadaan yang dianggap benar setelah suatu kegagalan terjadi. Ada beberapa macam pemulihan yang perlu ditangani:
  - Pemulihan terhadap kegagalan transaksi
  - Pemulihan terhadap kegagalan system
  - Pemulihan terhadap kegagalan media
  • Pemulihan Transaksi adalah suatu kesatuan prosedur didalam program yang mungkin terjadi memperbaharui data pada sejumlah tabel. Sebagai contoh, sebuah transaksi adalah saat anda mengambil uang melalui ATM.
  • Pemulihan karena kegagalan media (misalnya disk rusak) berbeda dengan pemulihan kegagalan transaksi ataupun kegagalan sistem. Penanganannya adalah dengan memuat kembali (restore) salinan basis data (backup). Itulah sebabnya mengapa pada pengoperasian sistem harus ada penanganan backup, tergantung dari kebutuhan (misalnya per akhir hari atau bahkan dua kali sehari)
  • Kegagalan sistem menyebabkan data yang berada dalam RAM hilang. Akibatnya, ada transaksi yang tidak selesai. Transaksi seperti ini tentu saja harus dibatalkan pada saat sistem diaktifkan kembali (prosesnya biasa disebut UNDO).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar